Showing posts with label TABK. Show all posts
Showing posts with label TABK. Show all posts

Audit in a computer-based environment

Saat ini hampir semua organisasi menggunakan komputer untuk berbagai keperluan termasuk pengolahan informasi akuntansi. Tingkatan pemanfaatan komputer sangat beragam dari hanya satu atau dua aplikasi stand-alone seperti billing dan payroll, sampai berbagai aplikasi yang terintegrasi dengan general ledger. Penggunaan komputer oleh organisasi tertentu bahkan lebih luas cakupannya, tidak hanya mengotomatisasi fungsi akuntansi, melainkan juga meliputi fungsi lain dalam organisasi.

Terlepas dari tingkatan penggunaannya, pemanfaatan komputer oleh sebuah organisasi akan berdampak pada munculnya risiko-risiko baru. Sebagai contoh, dalam lingkungan berbasis komputer, kesalahan yang sejenis dapat terulang sampai ribuan kali dalam sehari karena adanya konsistensi dan kecepatan yang tinggi dalam pengolahan komputer. Di samping itu, penggunaan komputer juga melahirkan bentuk-bentuk kejahatan baru yang tidak pernah terjadi dalam lingkungan manual. Misalnya transaksi-transaksi on-line dengan internet yang menggunakan kartu kredit orang lain secara tidak sah.

Mempertimbangkan risiko-risiko tersebut, banyak organisasi kini harus menerapkan metode-metode pengendalian baru untuk mencegah kemungkinan terjadinya kesalahan maupun tindak kejahatan yang terkait dengan pemanfaatan komputer. Bagitu juga, auditor kini juga harus menguasai teknik-teknik pengujian audit yang efektif dalam lingkungan organisasi berbasis komputer. Auditor tidak hanya semata-mata mengandalkan metode audit manual yang sangat tergantung dengan pengumpulan dokumen-dokumen dari auditee. Para auditor kini harus memanfaatkan komputer sebagai alat bantu audit untuk menguji pengendalian (test of control) dan melakukan pengujian substantif.

Untuk bisa melakukan hal-hal tersebut, kini auditor dituntut tidak hanya mengusai teknik-teknik audit manual, melainkan juga teknik-teknik audit berbantuan komputer. Auditor dituntut untuk menguasai ilmu-ilmu baru dibidang teknologi informasi, terutama terkait dengan konsep dan desain sistem serta teknik-teknik audit berbantuan komputer (TABK). TABK secara singkat dapat didefinisikan sebagai sebuah teknik audit dengan alat bantu berbasis komputer agar audit dapat dilakukan secara efisien dan efektif.

Sebelum mengeksplorasi lebih jauh mengenai TABK, ada baiknya kita mengetahui model dasar sebuah sistem informasi dan penyimpanan data. Sistem informasi, khususnya yang berbasis komputer, dapat diartikan sebagai sekumpulan proses yang mengolah data menjadi informasi dengan bantuan komputer. Untuk kebutuhan audit, auditor dapat memandang suatu sistem informasi dalam beberapa komponen dasar yaitu input, proses, output, dan database. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa input adalah data masukan yang akan diproses menjadi informasi. Dalam sebuah sistem informasi akuntansi, input ini biasanya berupa dokumen-dokumen sumber pembukuan. Lalu, proses adalah pengolahan data masukan menjadi informasi dan hal ini dilakukan oleh sebuah aplikasi atau program yang tersimpan dalam sistem komputer tersebut. Pemrosesan data ini biasanya melibatkan sebuah database yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data. Sedangkan, output merupakan hasil pengolahan data. Sedangkan database adalah tempat atau media penyimpanan data masukan dan keluaran. Hubungan antara keempat komponen tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.



Konsep Database

Seluruh data masukan sistem aplikasi biasanya akan disimpan dalam suatu lokasi yang disebut dengan database atau basis data. Database dimaksud biasanya berbentuk file yang didalamnya tersusun atas record dan field. Berikut adalah contoh file database pegawai, yang terdiri dari empat record (baris 1 s.d. 4) dan tiga field  (nama, alamat, telepon).


 

 

 

Dengan demikian, dapat dipahami bahwa yang dinamakan record tidak lain merupakan baris atau row sedangkan field merupakan kolomnya. Dari gambar tersebut dapat diketahui bahwa record pertama terdiri informasi Andi, Jalan Antang, dan 12345 yang masing-masing berada dalam field nama, alamat, dan telepon.

File database biasanya dapat dikelompokkan dalam tiga jenis yaitu master file, transaction file, dan reference file.

a.      Master File – File ini biasanya terdiri dari data yang statis dan jarang berubah. File ini biasanya hanya berisikan record yang tidak berulang, dimana satu record hanya muncul satu kali. Contoh dari file jenis ini adalah  data daftar rekening (chart of account), data klien, data supplier, data produk dan lain sebagainya.

b.      Transaction File – File ini biasanya terdiri dari data yang dinamis dan selalu berubah. Contoh dari jenis ini adalah  data jurnal umum, data penjualan, data pembelian, data pembayaran, dan lain sebagainya.

c.     Reference File – File ini biasanya terdiri dari data yang digunakan sebagai referensi untuk master file dan transaction file. Contoh dari file jenis ini adalah data kode jenis transaksi, data kode cabang, data kurs, data kode unit kerja dan lain sebagainya.

Read more...

Welcome to Excel for Audit!

Microsoft Excel adalah sebuah spreadsheet program yang biasa digunakan untuk mengolah data, terutama terkait angka. Namun, saya percaya bahwa sebagian besar pengguna Excel sebenarnya hanya menggunakan sebagian kecil kemampuan Excel untuk pengolahan data. Yang paling umum tentunya, untuk orang awam, Excel selalu digunakan untuk melakukan perhitungan-perhitungan sederhana dan menampilkan laporan-laporan terkait angka, misalnya laporan keuangan.


Jika Anda cermati, Excel sebenarnya mempunyai segudang potensi yang siap dieksplorasi untuk membantu tugas-tugas Anda. Nah, dalam konteks itu, blog ini saya buat untuk menampilkan peranan Excel dalam bidang yang saya kuasai, audit. Ya, saya adalah seorang auditor yang selama ini selalu menggunakan Excel untuk menganalisis data-data keuangan yang diperoleh dari database sistem informasi keuangan.

Dalam blog ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman dalam menggunakan Excel, yang menurut saya sangat powerful, dalam membantu tugas saya dalam analisis data dalam audit keuangan. Saya berharap ini bisa jadi salah satu referensi Anda dalam melakukan audit berbantuan komputer, karena penggunaan Excel ini bisa dikategorikan dalam salah satu computer-assisted audit tools and techniques (CAATTs) atau teknik audit berbantuan komputer (TABK).

Tulisan-tulisan yang saya sajikan akan saya urutkan berdasarkan topik, yang diawali dengan pemahaman seputar proses audit dalam lingkungan berbasis komputer. Kemudian, saya akan sedikit menyinggung konsep sistem informasi, yang saat ini menjadi salah satu bidang yang harus dikuasai auditor. Konsep pengolahan data dengan komputer dan database akan dieksplorasi karena ini akan menjadi dasar dalam melakukan TABK. Lalu, formula dan function Excel yang relevan dengan TABK ini akan dibahas sebagai landasan Anda melakukan interogasi dan analisis data keuangan. Dari sana, kita akan mulai berlatih memperoleh data, memvalidasi data, dan melakukan analisis keuangan menggunakan Excel.

Saya berharap blog ini akan membantu Anda. Selamat membaca dan berlatih!

Eko Julianto


Read more...